SURABAYA 11 Desember 2024 – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Disperpusip) Jatim bersama Lembaga Ta’lif Wan Nasyr (LTN) Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jatim menggelar pameran naskah karya besar Ulama Jatim di Prefunction Lantai 3 Studio Kantor LTN PWNU Jawa Timur, Jl. Masjid Al-Akbar Timur No.9, Surabaya, Selasa (10/12/2024).
Acara tersebut dibuka oleh Ketua PWNU Jatim, KH Kikin A. Hakim sekaligus meresmikan Studio LTN PWNU Jatim.
Kepala Disperpusip Jatim, Ir. Tiat S. Suwardi, MSi menyampaikan, bahwa dalam upaya pelestarian naskah kuno karya besar Ulama Jatim dilakukan lembaganya secara Inisiasi, Kolaborasi dan Inovasi (IKI).
“Harapan kami, kegiatan hari ini mampu menghadirkan kembali nilai-nilai khazanah intelektual dunia Islam yang disumbangkan oleh ulama-ulama Jawa Timur,” ucapnya.
Pada tahun ini, Disperpusip Jatim telah mengalihmediakan 111 naskah kuno yang tersebar di berbagai wilayah.
“Ini berkat kolaborasi kami dengan masyarakat, Pondok Pesantren, Museum serta OPD Kabupaten/Kota. Dan melalui aplikasi Khas Jatim, Masyarakat dapat mengakses serta mengambil informasi naskah-naskah yang kami miliki,” tandasnya.
Menurutnya, pameran ini merupakan kolaborasi yang sering dilakukan bersama Pengurus Wilayah NU Jatim bersama Nahdlatut Turots. Kolaborasi tersebut sebagai bentuk penyebaran karya literasi ulama secara bersama-sama.
“Ini menjadi kebanggaan kita bersama bahwa literasi ulama memberikan banyak pemikiran tentang berbagai hal, utamanya untuk kemajuan dan peradaban nusantara,” jelasnya.
Mantan Penjabat Sementara (Pjs) Bupati Ngawi berharap, melalui pameran karya ulama Jatim itu dapat semakin memahamkan kepada masyarakat akan karya luar biasa para ulama Jatim.
“Semoga ini terus digaungkan di tengah-tengah masyarakat kita bahwa pemikiran para ulama melalui karyanya menjadi contoh untuk terus berliterasi,” ujar Tiat.
Dalam kesempatan ini Disperpusip Jatim juga menyerahkan Buku Kumpulan Kompilasi Naskah Kuno Karya Ulama Jawa Timur kepada KH Anwar Manshur (Rais Syuriah PWNU Jatim) dan KH Kikin A Hakim (Ketua PWNU Jatim).
Sementara itu, Ketua LTN PWNU Jatim, Helmy M Noor menjelaskan, kerjasama ini tidak terlepas dari adanya kesamaan visi antara Disperpusip Jatim bersama LTN PWNU Jatim yang bergerak dalam dunia literasi.
“Tantangan (dakwah) ke depan semakin kompleks. LTN PWNU Jatim, sebagai lembaga penulisan dan penerbitan siap menjadi jembatan nahdliyin Jatim. LTN akan berusaha maksimal, termasuk dalam sosialisasi keputusan organisasi,” kata Helmy M Noor.
Helmi menjelaskan, dalam pameran tersebut menampilkan karya Syaikhana Kholil Bangkalan, Hadratus Syaikh Hasyim Asy’ari, Syaikh Ihsan Jampes Kediri, Syaikh Muhammad Usman Al-Ishaqi dan kitab digital karya ulama lainnya. Terdapat 210 naskah kuno yang telah dialih media menjadi digital. Termasuk replika lontar Serat Yusuf dan Kitab M’rifatul Islami wal Iman wal Ashl. (*)


