Surabaya – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Jawa Timur (Disperpusip Jatim) menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Pelaksanaan SSKCKR (Serah Simpan Karya Cetak dan Karya Rekam) dan Penggunaan Aplikasi SAKEDAP (Sistem Akses Elektronik Deposit Aman dan Praktis) secara daring melalui Zoom pada Kamis (19/2), pukul 09.00 WIB hingga selesai.
Kegiatan ini diikuti oleh 339 penerbit dari seluruh Jawa Timur dan menghadirkan sejumlah narasumber kompeten di bidangnya. Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Jawa Timur, Ir. Tiat S. Suwardi, M.Si., bertindak sebagai pembicara kunci. Materi teknis disampaikan oleh Vincentia Dyah Kusumaningtyas, S.Kom., IT Analyst dari Perpustakaan Nasional Republik Indonesia, dengan moderator Rani Darmayanti, S.Pd., Pustakawan Madya Disperpusip Jatim.
Dalam sambutannya, Kepala Disperpusip Jatim menegaskan pentingnya kepatuhan terhadap kewajiban serah simpan karya cetak dan karya rekam sebagai bentuk pelestarian karya intelektual bangsa, khususnya terbitan daerah Jawa Timur.
Agar memudahkan penerbit dalam melaksanakan serah simpan, Perpusnas RI telah meluncurkan aplikasi SAKEDAP. Untuk dapat mengakses layanan ini, penerbit diwajibkan memiliki akun ISBN atau telah terdaftar di Perpustakaan Nasional. Integrasi layanan ISBN dengan SAKEDAP memungkinkan setiap perubahan data pada SAKEDAP akan otomatis tersinkronisasi dengan sistem ISBN.
Kegiatan berlangsung interaktif dengan berbagai pertanyaan dari peserta, mulai dari mekanisme login akun ISBN, kendala reset password, status koleksi yang belum terverifikasi akibat proses migrasi data, hingga permintaan diagram alur pengiriman.
Melalui kegiatan ini, Disperpusip Jatim menegaskan komitmennya dalam meningkatkan kualitas layanan deposit daerah yang terintegrasi secara nasional. Sosialisasi ini juga menjadi bagian dari upaya membangun kesadaran penerbit terhadap pentingnya tertib serah simpan demi pelestarian karya cetak dan karya rekam sebagai aset intelektual daerah.
Dengan semangat literasi dan transformasi digital, Disperpusip Jatim terus mendorong kolaborasi aktif antara pemerintah dan penerbit dalam mewujudkan tata kelola deposit yang aman, praktis, dan terintegrasi.
Salam Literasi. (niss/put)


