
Surabaya, 20 Februari 2025 –Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Jawa Timur melakuan diskusi kelompok terpumpun dengan tema Focus Group Discussion Sinergi Pelaksanaan Serah Simpan Karya Cetak dan Karya Rekam (SSKCKR): Sosialisasi e-Deposit dan Pendaftaran ISBN secara daring dari jam 09.00 hingga 14.00 dengan lebih dari 300 peserta dari kalangan penerbit dan produsen karya rekam baik negeri maupun swasta di Jawa Timur.
Acara diskusi kelompok terpumpun bertujuan untuk meningkatkan pemahaman, sinergi, dan kolaborasi antara berbagai pihak terkait dalam pelaksanaan serah simpan karya cetak dan karya rekam secara nasional yang melibatkan Perpustakaan Nasional RI, Perpustakaan Provinsi dan Penerbit serta Produsen Karya Rekam dalam rangka meningkatkan pengumpulan dan pelestarian bahan perpustakaan yang dipublikasikan di Jawa Timur agar berdampak pada peningkatan literasi dan kesejahteraan masyarakat.
Dalam sambutannya, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Jawa Timur, yang diwakilkan oleh Kepala Bidang Deposit, Pengembangan, dan Pelestarian Bahan Perpustakaan, Melkion Donald, S.Pd., M.Hum. menyampaikan bahwa pentingnya pelaksanaan Serah Simpan Karya Cetak dan karya Rekam ini, bukan hanya sebagai upaya pelestarian karya intelektual anak bangsa saja , akan tetapi juga dapat dijadikan barometer kemajuan budaya dan literasi bangsa Indonesia.

”Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Jawa Timur sebagai lembaga yang mempunyai fungsi melaksanakan pengawasan bibliografi di wilayah Provinsi Jawa Timur terus berupaya agar penghimpunan karya cetak dan karya rekam menjadi koleksi deposit perpustakaan dapat lebih efisien, efektif dan akurat. Salah satu strategi adalah dengan mendukung pelaksanaan sistem satu pintu penatausahaan karya cetak dan karya rekam menggunakan aplikasi e-deposit yang dikembangkan Perpustakaan Nasional RI.” ungkap Melkion.
FGD dipandu oleh narasumber Vincentia Diah Kusumaningtyas. S.Kom. (Analis TI dan Programmer Perpustakaan Nasional Republik Indonesia dengan materi pelaksanaan satu pintu penatausahaan KCKR melalui e-Deposit dan Ratna Gunarti, S.Sos. (Ketua Kelompok Pengawasan Bibliografi, Layanan ISBN/ISMN dan KDT Perpustakaan Nasional Republik Indonesia) dengan materi Pendaftaran ISBN/ISSN dan dimoderatori Rani Darmayanti, S.Pd. (Pustakawan Ahli Madya Disperpusip Prov. Jatim).
Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Jawa Timur memulai penggunaan aplikasi e-Deposit di tahun 2025. Para Penerbit dan Produsen Karya Rekam di Jawa Timur diharapkan memanfaatkan aplikasi e-deposit dalam menyerahkan hasil publikasinya. Perpustakaan Provinsi berharap kegiatan penghimpunan, penatausahaan, pendayagunaan, dan monitoring pelaksanaan serah simpan KCKR lebih efektif dan efisien.
Berdasarkan Laporan Tahunan Bidang Deposit, Pengembangan, dan Pelestarian Bahan perpustakaan, hingga tahun 2024, hasil serah simpan karya cetak dan karya rekam di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Jawa Timur mencapai 48.351 judul atau 50.041 eksemplar. Jumlah penerbit dan produsen karya rekam di Jawa Timur tercatat sebanyak 331 lembaga, terdiri dari penerbit umum, penerbit perguruan tinggi, penerbit pemerintah, BUMN/BUMD, dan produsen karya rekam. Dari jumlah tersebut, 187 penerbit telah melaksanakan serah simpan pada tahun 2024.
Disperpusip Provinsi Jawa Timur melakukan sosialisasi UU Nomor 13 tahun 2018 kepada penerbit dan pengusaha rekaman secara rutin setiap tahun, menyelenggarakan acara pemberian penghargaan kepada penerbit dan pengusaha rekaman yang aktif melaksanakan amanat Undang-undang serah simpan karya cetak dan karya rekam, juga melakukan upaya ‘jemput bola’ dengan mendatangi lembaga yang belum aktif.
Dengan kegiatan FGD ini, diharapkan dapat mendorong keaktifan penerbit karya cetak dan produsen karya rekam untuk menyerahkan KCKR baik ke Perpusnas RI dan Perpustakaan Provinsi untuk memenuhi kewajibannya dalam melaksanakan UU Nomor 13 Tahun 2018 (*wdp).