BEKERJA SEBAGAI PUSTAKAWAN, MENARIK NGGAK SIH?!

Mendengar kata pustakawan apa yang ada di pikiran kita, pasti berpikir tidak jauh dari buku dan perpustakaan.  Memang Pustakawan adalah seseorang yang melakukan kegiatan perpustakaan dengan membantu orang-orang menemukan buku, majalah, dan informasi lainnya. Lalu apa hanya seperti itu pekerjaan seorang Pustakawan. Tidak serta merta hanya seperti itu pekerjaan Pustakawan. Pustakawan adalah sumber daya yang menggerakkan sumber daya lainnya agar perpustakaan dapat berperan secara baik dalam melaksanakan tugas pokok dan fungsinya.

Pustakawan merupakan Sumber Daya Manusisa (SDM) yang mengolah perpustakaan, pustakawan merupakan suatu profesi. Di karenakan pustakawan merupakan pekerjaan yang memerlukan pendidikan atau pelatihan. Dalam mengolah perpustakaan maka dibutuhkan berbagai macam tenaga yang terampil di bidangnya.

Profesionalisme adalah rasa kepemilikan akan sesuatu. Adapun profesionalisme pustakawan hanya dapat dimiliki oleh seorang pustakawan tingkat ahli/ profesional atau pustakawan yang memiliki dasar pendidikan untuk pengangkatan pertama kali serendah-rendahnya Sarjana Muda (D3)  atau Sarjana (S1) Perpustakaan, Dokumentasi dan Informasi atau Sarjana bidang lain yang disetarakan.

Pustakawan profesional adalah orang yang bekerja pada suatu perpustakaan yang memiliki pendidikan sekurang-kurangnya Diploma Tiga (D3) atau Sarjana Strata Satu (S.1) dibidang ilmu perpustakaan dan melaksanakan kegiatan perpustakaan dengan jalan memberikan pelayanan kepada masyarakat sesuai dengan tugas yang diberikan oleh lembaga induknya berdasarkan ilmu perpustakaan. Sedangkan profesionalisme pustakawan adalah pelaksanaan kegiatan perpustakaan yang didasarkan pada keahlian, rasa tanggung jawab dan pengabdian, adapun mutu dari hasil kerja yang dilakukan tidak akan dapat dihasilkan oleh tenaga yang bukan pustakawan, dikarenakan pustakawan yang memiliki jiwa keprofesionalan terhadap pekerjaannya akan selalu mengembangkan kemampuan dan keahliannya untuk memberikan hasil kerja yang lebih bermutu dan akan selalu memberikan sumbangan yang besar kepada masyarakat pengguna perpustakaan.

Untuk dapat melihat profesionalisme seorang pustakawan kita dapat melihatnya melalui pelaksanaan kegiatan perpustakaan yang dilakukan oleh seorang pustakawan tersebut. Yang mana pelaksanaan kegiatan perpustakaan yang dilakukan harus didasari pada keahlian, rasa tanggung jawab dan pengabdian. Tidak hanya itu, kita juga harus melihat mutu dan hasil kerja pustakawan, adapun kegiatan kerja yang dilakukan oleh pustakawan profesional meliputi:

  1. menentukan objek kerja perpustakaan (berkaitan dengan hubungan masyarakat, minat pemakai, hubungan dengan pemerintah serta berbagai pertemuan lainnya dengan anggota masyarakat).
  2. merumuskan kebijakan perpustakaan (dari objek perpustakaan menjadi perencanaan perpustakaan)
  3. perencanaan keseluruhan
  4. mempersiapkan perkiraan dan dugaan objek perpustakaan
  5. merencanakan gedung serta pengaturan tempat
  6. mengorganisasikan kegiatan perpustakaan lainya
  7. mengkoordinasikan atau menyelaraskan kegiatan perpustakaan
  8. pemilihan dan seleksi bahan pustaka
  9. katalogisasi dan klassifikasi
  10. tugas referensi
  11. bimbingan pemakai
  12. temu kembali informasi
  13. konsultasi konsep perorangan / institusi

Seiring dengan perkembangan teknologi informasi, maka peran pustakawan pada sebuah perpustakaan sebagai media penyampai informasi dapat dengan menggunakan berbagai program kemasan informasi dengan aneka penyajian. Dalam dunia belajar mengajar atau pendidikan dan pengajaran, peran perpustakaan masih menjadi kebutuhan pokok bagi para pendidik dan peneliti. Hal ini dikarenakan tidak semua informasi yang dibutuhkan dapat diperoleh dengan mudah. Berkaitan dengan sarana pembelajaran sebagai mitra dalam memperoleh informasi dari berbagai bidang ilmu pengetahuan, maka pustakawan sebagai mediator informasi sangat berperan. Oleh karena itu, kalangan pendidik atau siapapun yang ingin berperan sebagai penyampai ilmu pengetahuan (informasi) wajib mengetahui peran seorang pustakawan.

Profesi sebagai seorang pustakawan harus aktif dan kreatif melakukan pengembangan diri dalam rangka penyelenggaraan perpustakaan yang berorientasi pada kepuasan pemakai informasi. Peran dan tanggungjawab seorang pustakawan menjadi tolok ukur kepuasan pemakai. Peran pustakawan dituntut untuk mendengarkan dan menerima ‘suara-suara’ pelanggan dengan lapang dada demi kemajuan dan peningkatan pelayanan. Pesatnya peredaran informasi membuat profesi pustakawan harus mau bekerjasama dalam tim kerja dengan profesi bidang lain. *(nad)

Sumber : Youthmanual