SURABAYA, 20 Juli 2022 – Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Disperpusip) Jatim, Ir. Tiat S. Suwardi, MSi menilai bahwa kegiatan pengembangan koleksi bahan perpustakaan sampai saat ini masih menjadi sesuatu hal yang sangat penting. Hal itu dikarenakan bahwa salah satu indikator indeks pembangunan literasi masyarakat adalah soal ketercukupan koleksi yang dimiliki.

“Ini artinya bahwa Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Jawa Timur mempunyai tanggungjawab untuk terus meningkatkan jumlah koleksinya,” kata Kepala Disperpusip Jatim Ir. Tiat S. Suwardi, MSi saat memberikan sambutan pada acara Pemberian Apresiasi Koleksi Deposit oleh Penerbit Erlangga dan Pengenalan Proses Penerbitan Buku yang diselenggarakan di Aula Graha Pustaka, Disperpusip Prov. Jatim, Jl. Menur Pumpungan 32 Surabaya, Rabu (20/7).

Menurut Tiat, jumlah ketercukupan koleksi buku sesuai standar nasional mencapai 100.000 hingga 500.000 judul koleksi buku yang dimiliki setiap Perpustakaan Provinsi. Dimana standar tersebut disetarakan dengan jumlah penduduknya sebanyak 10 hingga 50 juta jiwa.

“Di Perpustakaan Jawa Timur sendiri sudah tersedia sebanyak 188.997 judul bahan perpustakaan,” kata Tiat.

“Ini berarti, jumlah koleksi yang ada di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Jawa Timur sudah memenuhi standar nasional,” imbuhnya.

Namun demikian, sebut Tiat, jumlah tersebut dinilai masih belum mencapai angka ideal, yakni sekitar 500.000 judul. Melihat masih kurangnya angka ideal tersebut, Tiat menuturkan bahwa Disperpusip Jatim akan terus berupaya untuk menambah jumlah koleksi bahan perpustakaan.

“Ini menjadi tugas dan tanggungjawab kami untuk bagaimana kita mengejar angka ideal soal ketercukupan koleksi tersebut,” jelasnya.

Sementara acara yang disisipi agenda apresiasi koleksi deposit dari penerbit Erlangga itu mendapat apresiasi Tiat S. Suwardi. Mantan Kepala Biro Perekonomian Setdaprov Jatim tersebut menyampaikan ucapan terima kasih terhadap hibah buku yang diberikan kepada lembaga yang dipimpinnya sebanyak 115 judul buku.

“Saya atas nama Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Jawa Timur mengucapkan terima kasih yang tak terhingga kepada peneribit Erlangga sebagai tambahan koleksi untuk dimanfaatkan oleh pemustaka sebagai sumber bahan bacaan,” terangnya.

Tiat menjelaskan, latar belakang dihibahkannya 115 buku terbitan Erlangga tersebut berkat peran lembaganya yang mampu melaksanakan amanat Undang-Undang Nomor 13/2018 tentang Serah Simpan Karya Cetak dan Karya Rekam. Berdasarkan undang-undang tersebut menyebutkan bahwa setiap penerbit dan pengusaha rekaman wajib menyerahkan 1 salinan cetakan atau rekaman untuk disimpan dan dilestarikan pada Disperpusip Provinsi.

“Lewat upaya tersebut, salah satu buku karya pendiri atau founder penerbit Erlangga, yakni Bapak Marulam Hutauruk berjudul Pelarian Yang Tidak Punya Apa-Apa Menjadi Maharaja tersimpan dengan baik sebagai koleksi deposit hingga sekarang,” jelasnya.

Melihat pemanfaatan yang sangat luar biasa itu, penerbit Erlangga akhirnya menghibahkan 115 buku terbitannya kepada Disperpusip Jatim. Tiat pun berpesan agar semua penerbit di seluruh Jawa Timur untuk tidak lupa menyerahkan 1 hasil salinan cetak maupun rekaman yang dihasilkan.

“Mudah-mudahan melalui pengalaman penerbit Erlangga ini memberikan inspirasi kepada penerbit lainnya untuk selalu aktif menyerahkan KCKR nya untuk dilestarikan di Disperpusip Provinsi Jawa Timur,” ungkapnya.

Sampai dengan tahun 2021, bahan perpustakaan yang sudah dihimpun lembaganya sebagai hasil pelaksanaan undang-undang tentang Serah Simpan Karya Cetak dan Karya Rekam mencapai 33.420 judul. Untuk itu, Tiat Kembali mengingatkan kepada penerbit dan pengusaha rekaman agar mengirimkan hasil cetak dan rekamannya.

“Kami sebagai lembaga pemerintah yang diberi kewenangan untuk menyimpan dan melestarikan sangat berharap agar semua penerbit dan pengusaha rekaman taat melaksanakan kewajibannya sesuai undang-undang,” tegas Tiat.

Sementara itu, sebagai tanda legitimasi penyerahan hibah sebanyak 115 buku, Kepala Disperpusip Jatim Ir. Tiat S. Suwardi bersama Kepala Cabang Penerbit Erlangga Surabaya Rio Yan Berlin Purba melakukan penandatanganan. Selain prosesi tersebut, pihak penerbit Erlangga memberikan pengetahuan dan wawasan kepada para Pustakawan di lingkungan Disperpusip Jatim soal pengenalan proses penerbitan buku. Hadir sebagai pemateri yakni Koordinator Editor Penerbit Erlangga Hijrah Saputra.(*wrg)