Mendongeng merupakan kegiatan yang menyenangkan karena dengan mendongeng kita dapat mengembangkan kemampuan imaginasi kita kepada anak-anak dengan menuangkan suatu cerita, selain itu dengan mendongeng besar sekali manfaat yang dapat kita lihat pada anak-anak.

Kegiatan mendongeng adalah cara praktis dan efektif yang memiliki pengaruh besar bagi pembentukan karakter, penanaman nilai kehidupan dan meningkatkan kecerdasan majemuk anak di kemudian hari. Kecerdasan anak akan meningkat dengan diberikannya rangsangan berupa aktivitas mendongeng ini. Dongeng dapat merangsang anak bersifat aktif, menjadikan anak suka membaca dan dapat mendidik anak mengenal hal-hal yang baik serta menghindari hal yang buruk.   

  Berikut ini manfaat mendongeng bagi anak-anak :

  • Anak mengenal kosakata baru dan kemampuan berbahasanya meningkat

       Dengan bertambahnya kosakata yang dimiliki anak, diharapkan kemampuan berbahasa anak semakin meningkat yang kemudian meningkatkan ketrampilan berkomunikasi. Dengan sering mendengarkan cerita dongeng-dongeng, daya tangkap anak terhadap sebuah instruksi atau penjelasan meningkat sehingga lebih mudah memahami makna kata. Mendongeng juga meningkatkan kemampuan anak berbicara dan mengekspresikan pikirannya. Sehingga anak dapat berkomunikasi dengan struktur bahasa yang baik dan benar

  • Anak mampu menyimak cerita dan berani bertanya

        Kita sebagai orang tua sering mengalami bagaimana sulitnya mengajak anak agar mau belajar. Seringkali saat diberikan pelajaran anak juga sulit menyimak ataupun malah tidak memiliki minat sama sekali dengan apa yang diajarkan. Disini dengan aktivitas mendongeng anak terlatih untuk lebih fokus menyerap informasi yang diberikan. Sehingga pada akhirnya anak dapat lebih mudah dalam menyimak. Belajar tata cara berdialog dan bernarasi dengan benar. Anak terlihat aktif dalam proses belajar dan berani bertanya atas informasi yang belum diketahuinya.  

  •   Anak memiliki daya imajinasi dan kreativitas yang tinggi

Dengan adanya aktivitas mendongeng maka akan terjalin komunikasi antara orang tua dengan anak. Kemudian ajaklah anak berdialog dan diberikan kesempatan kepada anak untuk mengemukakan pendapatnya. Dengan meningkatnya daya imajinasi maka kemampuan kognitif anak juga berkembang.

Mendongeng dapat menjadi media untuk menyalurkan imajinasi dan fantasi anak. Pada saat kita bercerita anak mulai menyimaknya, disini imajinasi anak mulai dirangsang . imajinasi yang dibangun anak saat menyimak cerita memberikan pengaruh positif terhadap kemampuan anak dalam menyelesaikan masalah secara kreatif.

  • Anak memiliki nilai moral, budaya dan karakter yang baik

Buku cerita yang baik memuat cerita yang mengandung nilai moral, budaya dan karakter. Biasanya buku cerita anak menyisipkan nilai-nilai seperti penghargaan terhadap teman, penghormatan kepada orang tua, menolong sesama, etika bermasyarakat dan lain-lain. Cerita dongeng disampaikan dengan cara penyampaian yang disesuaikan dengan tahapan perkembangan dan pemahaman anak. Melalui mendongeng ini orangtua mengajarkan pesan-pesan moral dengan cara yang menyenangkan, tidak memaksa atau mengintimidasi  

  • Anak memiliki kemampuan emosi yang terjaga dan mempererat ikatan emosi dengan orangtua

Mendongeng merupakan sarana yang baik untuk merekatkan hubungan antara orangtua dan anak dan juga bisa membangun kecerdasan emosional anak. Melalui tokoh/karakter dalam kisah cerita kita dapat menyisipkan nilai-nilai moral dalam kehidupan sehingga dapat membantu anak dalam menyerap nilai –nilai emosional terhadap sesama. Kecerdasan emosional anak ini sangat penting bagi kehidupan sosial mereka.

Saat membacakan cerita orangtua cenderung berada disamping anak, mengadakan kontak fisik seperti memeluk atau membelai kepala anak. Kontak fisik yang terjadi membuat anak merasa nyaman dan akrab dengan orangtuanya. Jadi saat membacakan cerita dongeng tersebut terjadi proses interaksi, transfer nilai, pemahaman dan kesepakatan bersama yang membuat anak merasa dekat secara emosional dengan orangtuanya.

Demikian beberapa manfaat dari kegiatan mendongeng bagi anak-anak. Dan ada baiknya jika dalam mendongeng tidak menggunakan media atau meminimalkan penggunaan media melainkan hanya menggunakan gerakan-gerakan tubuh, suara, maupun ekspresi sehingga anak dapat berfikir kreatif dan berkembang imajinasinya dalam mendeskripsikan cerita dongeng tersebut. Dan berdasarkan penelitian periode yang paling efektif untuk membentuk karakter anak adalah sebelum anak berusia 10 tahun. Oleh karena itu ada baiknya orang tua memperkenalkan kegiatan mendongeng pada anak sedini mungkin, serta materi cerita disesuaikan dengan usia anak-anak.            

Banyak orang tua yang beranggapan mendongeng merupakan aktivitas yang hanya dilakukan di sekolah atau acara ulang tahun. Padahal tidak demikian, orang tua dapat mendongeng di rumah baik ketika akan beranjak tidur maupun di sela-sela anak bermain. Banyak manfaat mendongeng yang bisa didapatkan jika si kecil sering diajak mendongeng. Seperti beberapa manfaat yang dapat diperoleh jika kita sering memberi dongeng kepada anak-anak yang sudah disampaikan diatas. Selain bermanfaat untuk anak-anak kita yang mendongengpun akan menjadi suatu hiburan dan juga menjadi lebih dekat dengan anak-anak. (Oemi Hanik, S. Sos)